www.AlvinAdam.com

Berita 24 Sulawesi Tengah

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Mahasiswa UKSW Salatiga Tampilkan 20 Pakaian Adat Indonesia ...

Posted by On 15.25

Mahasiswa UKSW Salatiga Tampilkan 20 Pakaian Adat Indonesia ...

Mahasiswa UKSW Salatiga Tampilkan 20 Pakaian Adat Indonesia Dalam IICF 2018

Ribuan pasang mata turut menyaksikan penampilan para mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggunakan pakaian adat

Mahasiswa UKSW Salatiga Tampilkan 20 Pakaian Adat Indonesia Dalam IICF 2018TRIBUN JATENG/PONCO WIYONORibuan pasang mata turut menyaksikan penampilan para mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggunakan pakaian adat

Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Ribuan pasang mata turut menyaksikan penampilan para mahasiswa Universitas Kristen Satya Wa cana (UKSW) menggunakan pakaian adat 20 suku di Indonesia dalam Pawai Budaya Indonesian International Culture Festival (IICF) 2018, Sabtu (14/4/2018).

Kemeriahan acara sudah tampak sejak awal, saat pawai secara resmi dibuka oleh Walikota Salatiga Yuliyanto, didampingi Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Neil Semuel Rupidara dan Pembantu Rektor III UKSW Dr. Andeka Rocky Tanamah dengan pemukulan gong.

"Saya apresiasi yang setinggi-tingginya atas diadakannya acara ini, yang sudah berlangsung rutin selama bertahun-tahun. Saya berharap, tahun depan kegiatan ini bisa diadakan lebih meriah lagi," tuturnya.

Aloysius Jarot (26) seorang penonton asal Boyolali pun turut mengatakan hal serupa. Jarot yang mengaku setiap tahun hadir untuk menyaksikan pawai ini bangga karena kekayaan budaya bangsa bisa ditampilkan di Salatiga.

"Saya kira tidak hanya saya, masyarakat yang belum melihat langsung pakaian adat daerah-daerah lain juga antusias datan g agar bisa menonton ini," jelasnya.

Kelompok mahasiswa yang mewakili suku masing-masing antara lain ada Pinaesaan (Minahasa), HIMPPAR (Himpunan Mahasiswa Pelajar Papua dan Papua Barat), IKS (Ikatan Keluarga Simalungun), KEMAMORA (Kerukunan Masyarakat Moloku Kie-Raha-Halmahera), KBBS (Keluarga Besar Bali Salatiga), HIPMMA (Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Maluku) PKMST (Persekutuan Keluarga Mahasiswa Siswa Toraja),

RUMA SULTENG (Rukun Keluarga Mahasiswa Sulawesi Tengah), IKAONI (Ikatan Keluarga Ono Niha â€" Nias), HIMMASS (Himpunan Mahasiswa Sumatera Selatan Salatiga), IKMASTI (Ikatan Keluarga, Mahasiswa dan SIswa Timor â€" MTT), IKMASJA (Ikatan Mahasiswa dan Siswa Jawa ), PARHOBAS (Parsadaan Horja Batak Toba Salatiga), PAMPAKAT (Perhimpunan Alumni, Mahasiswa dan Pelajar Kalimantan Tengah),

HIMMASAL (Himpunan Mahasiswa Alor Salatiga), K’MPLANG (Komunitas Mahasiswa Perantauan Lampung, PORODISA (Talaud), PERWASUS (Persatuan Warga Sumba di Salatiga), IGMK (Ika tan Generasi Muda Karo), PERKKASA (Perhimpunan Keluarga Kalimantan Salatiga). Selain, etnis di Indonesia, IICF tahun ini juga diikuti perwakilan dari Timor Leste dan Jepang.

Salah satu penampil dari Perhimpunan Keluarga Kalimantan Salatiga atau PERKKASA, menyuguhkan tarian Tanggis Burung Enggang, yang menceritakan keresahan mengenai semakin berkurangnya satwa khas Kalimantan, yaitu burung enggang.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: ponco wiyono Editor: galih permadi Sumber: Tribun Jateng Ikuti kami di Dikeroyok Tanpa Ampun, Polisi di Medan Lompat ke Sungai Demi Selamatkan Diri, Senpinya Sempat Hilang Sumber: Google News | Berita 24 Sulteng

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »