www.AlvinAdam.com
Kirim Berita Sulteng: Klik Disini | Konfirmasi Berita Sulteng: Klik Disini

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Bulan Mei, Perusahaan Inovatif Bisa Ajukan Tambahan Insentif Pajak

Posted by On 10.41

Bulan Mei, Perusahaan Inovatif Bisa Ajukan Tambahan Insentif Pajak

  • Home
  • Berita
  • Digital

Digital

Bulan Mei, Perusahaan Inovatif Bisa Ajukan Tambahan Insentif Pajak Kalangan pengusaha menyambut insentif bagi perusahaan yang aktif melakukan riset dan mendukung pendidikan vokasi ini. Pendidikan Vokasi Siswa SMK mengikuti ujian kompetensi keahlian mengelas di Pekanbaru, Riau (8/3) lalu. Jum'at 27/4/2018, 20.10 WIB Desy Setyowati Ingin Kurangi Impor, Menperin Dorong Digitalisasi Industri Kimia Janjikan Insentif, Pemerintah Dorong Industri Makanan Lebih Inovatif Pemerintah Kaji Insentif Pajak untuk Invest asi di Bawah Rp 500 Miliar

Pembahasan regulasi terkait insentif pengurang pajak bagi perusahaan inovatif yang melakukan penelitian dan pengembangan memasuki tahap final. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto optimistis, aturan tersebut bisa terbit bulan depan.

Hanya, saat ini pemerintah masih membahas terkait definisi kegiatan riset dan pengembangan yang memungkinkan perusahaan mendapat potongan pajak. "Mungkin keluar bersamaan dengan single submission (sistem perizinan), rencananya Mei," kata dia dalam siaran pers yang diterima Katadata, Jumat (27/4).

Daftar newsletter Katadata sekarang! Dapatkan berita terbaru pilihan kami melalui email Anda setiap hari (Senin - Jumat). Saya setuju untuk menerima promosi dari produk & layanan Katadata. Kode Keamanan Baru Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan Email sudah ada dalam sistem kami, silaka n coba dengan email yang lainnya. Alamat email Anda telah terdaftar Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi Silahkan mengisi alamat email Silahkan mengisi alamat email dengan benar Masukkan kode pengaman dengan benar Silahkan mengisi captcha

Besaran insentif yang ditetapkan mencapai 300% dari biaya yang dikeluarkan untuk research and development (R&D). Komponen inilah yang dapat digunakan sebagai pengurang pajak.

Sedangkan aturan mengenai pendidikan vokasional, termasuk definisinya, sudah selesai dibahas. Besaran insentifnya juga sudah disepakati 200% dari biaya yang dikeluarkan untuk pendidikan vokasi.

(Baca juga: Bank Dunia Nilai Tax Holiday Saja Tak Cukup Naikkan Investasi).

Airlangga menilai super deduction ini melengkapi insentif fiskal lainnya, yakni diskon pajak (tax allowance) dan libur pajak (tax holiday). Dengan begitu, ia optimistis ketiga ins entif ini bisa mengakselerasi industri manufaktur nasional supaya lebih siap menuju revolusi industri 4.0.

Apalagi, insentif pajak berupa super deduction ini difokuskan untuk mempercepat peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Indonesia dalam menyongsong revolusi industri keempat.

Ia menjelaskan, pengembangan SDM terampil merupakan salah satu strategi guna menangkap peluang bonus demografi yang akan dialami Indonesia pada 2020-2030. Tumbuhnya jumlah angkatan kerja yang produktif ini, kata dia, bisa dimanfaatkan untuk menggenjot kinerja ekonomi nasional.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Ngakan Timur Antara menyampaikan, hasil riset yang dilakukan harus berdampak besar bagi perekonomian nasional, baru bisa mendapat insentif. Misalnya, bisa meningkatkan daya saing produk, memacu ekspor, dan penyerapan tenaga kerja.

Oleh karenanya, perusahaan yang mengajukan insentif super deduction alan dianalisa terlebih dahulu oleh pemerintah. “Harus ada assessment. Tidak serta-merta dari pengakuan mereka, lalu kami beri insentif," kata dia.

(Baca: Pemerintah Wacanakan Tambahan Insentif Pajak bagi Perusahaan Inovatif).

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani merespons positif rencana pemerintah tersebut. “Insentif ini juga memacu perusahaan untuk mendorong tenaga kerjanya agar lebih kompeten dan inovatif,” ujar dia.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Indonesia Shinta W Kamdani optimistis banyak perusahaan yang berminat melakukan R&D dan memberikan pendidikan vokasi, karena adanya insentif tersebut. “Harusnya sudah sejak dulu kebijakan itu dikeluarkan,” kata dia.

Secara umum, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sudah menggandeng 558 perusahaan dan 1.537 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memberikan pendidikan vokasi.

Lalu, empat politeknik akan menerapkan program skill for competitiveness (S4C), bekerja sama denga n Swiss dalam menerapkan pendidikan sistem ganda (teori dan praktik). Keempat politeknik itu adalah Politeknik Logam Morowali, Sulawesi Tengah; Politeknik Kayu dan Pengolahan Kayu Kendal, Jawa Tengah; Politeknik Industri Petrokimia Cilegon, Banten; serta, Akademi Komunitas Industri Logam Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Desy Setyowati Artikel Terkait Ingin Kurangi Impor, Menperin Dorong Digitalisasi Industri Kimia Digitalisasi diklaim dapat membuat proses produksi lebih efisien. Janjikan Insentif, Pemerintah Dorong Industri Makanan Lebih Inovatif Momentum Pilkada 2018 berpotensi meningkatkan konsumsi produk makanan dan minuman lokal. Pemerintah Kaji Insentif Pajak untuk Investasi di Bawah Rp 500 Miliar Beberapa bentuk insentif yang dikaji adalah pemberian tax holiday, tax allowance, hingga super tax deduction.

Berita Terpopuler

Makro Rupiah dan IHSG Anjlok, Jokowi Panggil Gubernur BI, OJK & Para Menteri Hingga kini, nilai tukar rupiah terus tertekan menyusul kenaikan imbal hasil (yield) surat berharga ... Energi Jonan Sindir Kementerian BUMN yang Sering Ganti Direksi BUMN "Kalau yang tugasnya suka mengganti-ganti direksi, memang harus dikasih kesempatan pertama untuk pid ... Energi Sofyan Basir Tolak Dicalonkan Jadi Direktur Utama Pertamina Menurut Sofyan, lebih baik posisi Direktur Utama Pertamina diserahkan ke orang lain, daripada diriny ... Digital Pengemudi Ojek Online Unjuk Rasa, Tarif Go-Jek dan Grab Melonjak Polisi menyiapkan rute alternatif untuk menghindari kemacetan akibat demo pengemudi ojek online di d ... Makro Gubernur BI Jelaskan 3 Faktor Dalam Negeri Penyebab Rupiah Melemah BI terus melakukan stabilisasi kurs rupiah terhadap dolar AS. Pada Selas a (24/4) pagi, kurs rupiah m ... Nasional Survei Kompas: Elektabilitas Jokowi Menanjak, Prabowo Makin Merosot Pada April 2018, kepuasan secara umum terhadap kinerja pemerintah Jokowi-JK mencapai 72,2%. Nasional Pratikno Menilai Absen Sidik Jari Sudah Ketinggalan Zaman Sistem absen sidik jari masih memungkinkan pegawai keluyuran di jam kerja. Nasional Akhir Kisah Elia Massa Manik di Pertamina Ditetapkannya Nicke Widyawati sebagai pelaksana tugas Dirut Pertamina membuka bursa kandidat. Lima n ... Energi Hindari Polemik, Ini Pesan Elia Setelah Tak Jadi Dirut Pertamina “Loyal ke institusi, bukan individu di dalam dan luar perusahaan,” ujar Elia.

Opini

Joy Wahjudi Joy Wahyudi

Registrasi Prabayar Mengubah Drastis Bisnis Telekomunikasi

Arif Rachmat Arif Rachmat

Agro Digital Itu Berat, Tapi Kesempatannya Besar

Iwan Setiawan Lukminto Iwan Setiawan Lukminto

Penerapan Teknologi Industri 4.0 Tak Perlu 100%

Fahmy Radhi Fahmy Radhi

Waspadai Potensi Tiga Penyimpangan Pembelian Saham Freeport

Theodore Permadi Rachmat TP Rahmat

Sektor Usaha Andalan Saat Ini Pertanian, Pariwisata, Keseha tan

Baca juga KPK Nasional Bantah Melarikan Diri, Sjamsul Nursalim Klaim Sudah Lunasi Utang BLBI Telkom KATADATA|Arief Kamaludin Bursa Telkom Bagikan Dividen 75% dari Laba Bersih 2017 Budi Waseso Perdagangan Ini Saran Para Tokoh Pangan untuk Budi Waseso Panas Bumi Geothermal Energi Kapasitas Terpasang Pembangkit Panas Bumi Indonesia Lampaui Filipina Infomark Data Science Infomark Data Science Weekend 2018 - Saatnya Melihat Masa Depan Industri Data! Kinerja Antam 2017 (2) Infomark Kinerja Antam 2017 Melesat Membangun Indonesia Sentris Infomark Membangun Indonesia Sentris Proyek Prioritas Nasional: Jambaran Tiung Biru Infomark Proyek Prioritas Nasional: Jambaran Tiung Biru Sumber: Google News | Berita 24 Sulteng

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »