www.AlvinAdam.com

Berita 24 Sulawesi Tengah

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

14 Investor Nyatakan Tertarik Berinvestasi di KEK Palu

Posted by On 02.43

14 Investor Nyatakan Tertarik Berinvestasi di KEK Palu

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution Resmikan Kawasan Ekonomi Khusus Palu, Rabu (27/9/2017).KOMPAS.com/Erna Dwi Lidiawati Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution Resmikan Kawasan Ekonomi Khusus Palu, Rabu (27/9/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 14 investor telah berminat menanamkan modalnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu, Sulawesi Tengah. Dengan itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal mendorong pertambahan investor untuk berinvestasi di KEK Palu.

"Sekarang tinggal promosi dan melanjutkan pembebasan lahan. Kami terus menarik investor lokal maupun asing, seperti dari Taiwan un tuk bisa masuk ke sini," ucap Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (22/4/2018).

Airlangga melanjutkan,dari 14 investor tersebut, sebanyak dua industri sudah beroperasi dan satu perusahaan tengah dalam tahap konstruksi.

Keberadaan KEK Palu dan investor-investor di dalamnya diharapkan Airlangga bisa berkontribusi menambah jumlah lapangan pekerjaan untuk wilayah Palu dan sekitarnya.

Baca juga : Jalur Kereta KEK Sei Mangkei-Pelabuhan Kuala Tanjung Rampung Juli 2018

"Kami berharap, kawasan terintegrasi ini mampu membuka lapangan kerja sebanyak 51.000 orang, yang saat ini sudah menyerap 210 orang," imbuh Airlangga.

Lokasi KEK Palu yang berada di wilayah strategis utara-selatan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) menjadi salah satu penyebab banyaknya investor yang berminat menanamkan modalnya di sana.

Airlangga pun meyakini KEK Palu bisa menjadiKE tempat masuk bahan b aku dari seluruh Pulau Sulawesi yang berimbas pada keuntungan bagi para investor.

Sementara itu, Direktur PT Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST) Andi Mulhanan Tombolotutu menyampaikan bahwa setiap bulannya terdapat satu atau dua perusahaan yang menyatakan minatnya untuk bisa berinvestasi di KEK Palu.

Baca juga : Pelindo I Teken MoU dengan 4 Calon Investor KEK Arun Lhokseumawe

"Dari 40 investor yang berminat, 14 di antaranya sudah dikeluarkan izinnya," sambung Andi.

Dia yakin dalam waktu dua hingga tiga bulan ke depan bakal ada beberapa perusahaan yang mulai beroperasi di KEK Palu.

Hal tersebut kemudian membuat Andi optimis akan muncul peningkatan nilai investasi sekitar satu hingga dua triliun rupiah.

Adapun daftar para investor di KEK Palu di antaranya PT Hongthai International yang bergerak di sektor industri getah pinus. Perusahaan ini rencananya menggelontorkan investasi senilai Rp 13,7 miliar dengan menyerap tenaga kerja seban yak 110 orang.

Selain itu, ada juga perusahaan pengolahan kelapa PT Sofie Agro yang akan menanamkan modalnya hingga 1,38 juta dollar AS dan menyerap tenaga kerja sekitar 625 orang.

Berikutnya ada Agro Sulteng Group selaku industri karet dan minyak atsiri dengan target nilai investasi mencapai Rp 300 miliar dan menyerap 450 tenaga kerja.

Baca juga : Hipki: KEK Palu Dorong Gairah Ekonomi Sulteng

Kemudian ada PT Asbuton Jaya Abadi yang bergerak di industri aspal dingin akan menanamkan modalnya sebesar Rp 100 miliar dan membuka lapangan kerja sekitar 100 orang.

Terakhir, ada industri kilang minyak PT Palembang GMA Refinery Consortium yang akan berinvestasi hingga Rp 133 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 14.000 orang.

Kompas TV Bertepatan dengan 3 tahun pemerintahan, Hari ini (20/10) Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Berita Terkait

Jalur Kereta K EK Sei Mangkei-Pelabuhan Kuala Tanjung Rampung Juli 2018

KEK Sei Mangkei Bakal Jadi Kawasan Industri Pertama yang Punya Jalur Kereta

Kemenhub Ambil Alih Jalur Kereta KEK Sei Mangkei dari Kemenperin

"Ground Breaking" KEK Arun Lhokseumawe Direncanakan Semester II 2018

Pelindo I Teken MoU dengan 4 Calon Investor KEK Arun Lhokseumawe

Terkini Lainnya

7 Tips Mendapat Dana    Investor dengan Modal Potensi Diri

7 Tips Mendapat Dana Investor dengan Modal Potensi Diri

Inspirasi 22/04/2018, 16:00 WIB BTN Dukung Program DP 0 Persen untuk PNS dan TNI-Polri

BTN Dukung Program DP 0 Persen untuk PNS dan TNI-Polri

Rilis 22/04/2018, 16:00 WIB Amazon Shopping App, Aplikasi yang Bikin Belanja di Amazon Makin Mudah

Amazon Shopping App, Aplikasi yang Bikin Belanja di Amazon Makin Mudah

Rilis 22/04/2018, 15:28 WIB Saham Telkom dan Astra Internasional Di   nilai Masih Layak Dikoleksi

Saham Telkom dan Astra Internasional Dinilai Masih Layak Dikoleksi

Keuangan 22/04/2018, 15:14 WIB 5 Kondisi yang Tepat untuk Mengajukan Kartu Kredit

5 Kondisi yang Tepat untuk Mengajukan Kartu Kredit

Inspirasi 22/04/2018, 15:00 WIB Alasan Perombakan Direksi Pertamina Dinilai Tidak Berdasar

Alasan Perombakan Direksi Pertamina Dinilai Tidak Berdasar

Makro 22/04/2018, 14:45 WIB Elon Musk Suntik Ratusan Juta Dollar AS ke Perusahaan Transportasi

Elon M usk Suntik Ratusan Juta Dollar AS ke Perusahaan Transportasi

Bisnis 22/04/2018, 14:01 WIB Susah Menabung? Coba Jalankan 5 Trik Ini

Susah Menabung? Coba Jalankan 5 Trik Ini

Inspirasi 22/04/2018, 14:00 WIB Kementerian BUMN Ingin Garuda Indonesia Tak Lagi Merugi

Kementerian BUMN Ingin Garuda Indonesia Tak Lagi Merugi

Makro 22/04/2018, 13:45 WIB Ini Alasan Banyak Investor Tertarik Berinvestasi di KEK Palu

Ini Alasan Banyak Investor Tertarik Berinvestasi di KEK Palu

Rilis 22/04/2018, 13:30 WIB 7 Hal yang Tidak Pernah Dikatakan oleh Orang Kaya

7 Hal yang Tidak Pernah Dikatakan oleh Orang Kaya

Inspirasi 22/04/2018, 13:00 WIB Garuda Indonesia Diminta Kaji Ulang Rute Jakarta-London

Garuda Indonesia Diminta Kaji Ulang Rute Jakarta-London

Bisnis 22/04/2018, 12:45 WIB Melihat Kemegahan Markas Raksasa E-Commerce China Alibaba di Hangzhou

Melihat Kemegahan Markas Raksasa E-Commerce China Alibaba di Hangzhou

Bisnis 22/04/2018, 12:30 WIB Pembentukan Holding Perbankan Masih dalam Proses

Pembentukan Holding Perbankan Masih dalam Proses

Makro 22/04/2018, 12:15 WIB Perangi Investasi Bodong, MAMI dan MES Beri Edukasi Pasar Modal Syariah

Perangi Investasi Bodong, MAMI dan MES Beri Edukasi Pasar Modal Syariah

Rilis 22/04/2018, 12:00 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Sulteng

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »