www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ibadah Jumat Agung di Sejumlah Gereja di Palu Dijaga Polisi

Posted by On 03.24

Ibadah Jumat Agung di Sejumlah Gereja di Palu Dijaga Polisi

Ibadah Jumat Agung di Sejumlah Gereja di Palu Dijaga Polisi Reporter:

Antara

Editor:

Rina Widiastuti

Jumat, 30 Maret 2018 13:22 WIB
Ilustrasi pengamanan gereja. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Ilustrasi pengamanan gereja. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

TEMPO.CO, Palu - Ribuan umat Kristiani di Kota Palu, Sulawesi Tengah memperingati peristiwa kematian Yesus Kristus. Pelaksanaan ibadah Jumat Agung di sejumlah gereja di Ibu Kota Provinsi itu dija ga aparat dari kepolisian sempat untuk memberikan kenyamanan bagi warga yang beribadah.

Seperti yang terlihat di Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Immanuel Jalan Masjid Raya, Gereja Bethel Indonesia Jalan Wood Ward, Gereja Bala Keselamatan Jalan Patimura, Gereja Kristen Indonesia (GKI) dan Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Kalvari Jalan Tanjung Manimbaya Palu Selatan.

Baca: Menteri Ignasius Jonan Ikut Prosesi Jumat Agung di Larantuka

Sejak pagi sebelum pelaksanaan ibadah, para petugas sudah berjaga-jaga di gereja. Sementara itu, para warga Kristen terus berdatangan untuk mengikuti kebaktian memperingati kematian Isa Almasih.

Pelaksanaan ibadah berlangsung aman dan lancar. Jemaat yang memadati gereja-gejera di Kota Palu tampak mengikuti ibadah dengan penuh keyakinan teguh bahwa kematian Isa Alamasih membawa perubahan, pembaharuan dan keselamatan bagi manusia.

Pendeta Daniel Wibowo dalam khotbahnya di GJSA Kalvari mengangkat natz Alkitab yang terdapat dalam Matius 27:50-54 yang intinya menceritakan peristiwa kematian Yesus Kristus. Ia mengatakan kematian Yesus tidak biasa dan caranya pun tidak biasa dan dampaknya sangat luas biasa.

Baca: Khotbah Jumat Agung: Jaga Persatuan, Yesus Mencontohkan

Kematian Yesus, kata dia, tidaklah sama dengan manusia. Karena, dia melanjutkan, Dialah sendiri yang merancang kedatangan dan kematianNya. Dia juga sendiri yang melakukannya untuk menggenapi kehendak Allah. Tetapi kematian Yesus memberikan pengharapan dan membawa keselamatan bagi kehidupan manusia.

Karena itu, Pendeta Daniel yang juga adalah Kepala Penyelenggara Bimas Kristen Kota Palu, mengajak umat Kristiani untuk hidup benar dan berkualitas dengan meneladani karakter Yesus Kristus yang penuh kasih dan pengorbanan.

Kematian Yesus Kristus menunjukkan bahwa Dia adalah Tuhan, membuka tabir, agar manusia bisa langsung berjumpa dengan Allah dan Dia adalah Raja yang tidak pernah terk alahkan.

Pengorbanan Yesus Kristus di atas kayu salib membuktikan bahwa Allah mengasihi manusia sehingga Dia rela memberikan nyawanya bagi keselamatan manusia dan melepaskan kita dari segala kutuk dosa dan lainnya.

Dalam pelaksanaan ibadah Jumat Agung juga dilakukan prosesi perjamuan suci/kudus dengan minum anggur dan makan roti sebagai lambangan dari darah dan tubuh Kristus. Perjamuan kudus dipimpin langsung oleh Pendeta Ny Netty Marcela STh selaku gembala sidang GSJA Kalvari Palu.

Terkait
  • Menteri Ignasius Jonan Ikut Prosesi Jumat Agung di Larantuka

    Menteri Ignasius Jonan Ikut Prosesi Jumat Agung di Larantuka

    2 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Mahfud MD Jagokan Kapolri Tito Karnavian Jadi Cawapres

    Mahfud MD Jagokan Kapolri Tito Karnavian Jadi Cawapres

    1 jam lalu
  • PKB Sarankan Demokrat Usung Gatot Nurmantyo ketimbang AHY

    PKB Sarankan Demokrat Usung Gatot Nurmantyo ketimbang AHY

    1 jam lalu
  • Amien Rais: Karena Elektabilitas Jokowi, Silent Majority Penting

    Amien Rais: Karena Elektabilitas Jokowi, Silent Majority Penting

    1 jam lalu
  • Kemenag Diminta Tak Perpanjang Soal Umpatan Arteria Dahlan

    Kemenag Diminta Tak Perpanjang Soal Umpatan Arteria Dahlan

    21 jam lalu
  • Foto
  • Pasca Kebakaran Taman Kota yang Hanguskan Ratusan Rumah

    Pasca Kebakaran Taman Kota yang Hanguskan Ratusan Rumah

    2 jam lalu
  • Libur Paskah, Sejumlah Tempat Wisata Dipadati Pengunjung

    Libur Paskah, Sejumlah Tempat Wisata Dipadati Pengunjung

    3 jam lalu
  • Melihat dari Dekat Konservasi Gajah Sumatera yang Terancam Punah

    Melihat dari Dekat Konservasi Gajah Sumatera yang Terancam Punah

    3 jam lalu
  • Keseruan Jokowi Ajak Cucunya Bermain di Mall Paragon Solo

    Keseruan Jokowi Ajak Cucunya Bermain di Mall Paragon Solo

    4 jam lalu
  • Video
  • Visualisasi Jalan Salib di Gereja Katedral Jakarta

    Visualisasi Jalan Salib di Gereja Katedral Jakarta

    7 jam lalu
  • Indonesia Bubar Pada Tahun 2030, Ini kata Yasonna Laoly

    Indonesia Bubar Pada Tahun 2030, Ini kata Yasonna Laoly

    1 hari lalu
  • Jika Masih menjual Sarden Mengandung Cacing, Ini Sanksinya

    Jika Masih menjual Sarden Mengandung Cacing, Ini Sanksinya

    1 hari lalu
  • Dikebut Pengerjaan Bandara Internasional Kertajati Majal   engka

    Dikebut Pengerjaan Bandara Internasional Kertajati Majalengka

    1 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Cerita Perawat Saat Setya Novanto Tiba di RS Usai Kecelakaan

  • 2

    Yusril Sebut Potensi Poros Ketiga di Pilpres 2019 Minim, Kenapa?

  • 3

    Pukat UGM: Setya Novanto Seharusnya Dituntut 20 Tahun Penjara

  • 4

    KPK Tetapkan 38 Anggota DPRD Sumut Jadi Tersangka Suap APBD

  • 5

    Jadi Kandidat Cawapres PKS, Aher: Ngageuleuyeung

  • Fokus
  • Senjakala Hiburan Malam Nakal, Anies Baswedan Simpan Rencana Aksi

    Senjakala Hiburan Malam Naka l, Anies Baswedan Simpan Rencana Aksi

  • 27 Makarel Kaleng Bercacing,  Ketegasan Pemerintah Ditunggu

    27 Makarel Kaleng Bercacing, Ketegasan Pemerintah Ditunggu

  • Dilema Ojek Online, Dibutuhkan Sekaligus Diharamkan

    Dilema Ojek Online, Dibutuhkan Sekaligus Diharamkan

  • Ahli: Perang Diplomasi Rusia -- Barat Mengkhawatirkan

    Ahl i: Perang Diplomasi Rusia -- Barat Mengkhawatirkan

  • Terkini
  • Tito Karnavian Hindari Istilah Tahun Politik untuk Internal Polri

    Tito Karnavian Hindari Istilah Tahun Politik untuk Internal Polri

    1 jam lalu
  • Prabowo: Saya Pernah Tertarik Neoliberalisme

    Prabowo: Saya Pernah Tertarik Neoliberalisme

    1 jam lalu
  • PDIP Diminta Menegur Arteria Dahlan

    PDIP Diminta Menegur Arteri a Dahlan

    2 jam lalu
  • Pengacara Bantah Setya Novanto Tekan Miryam Haryani Cabut BAP

    Pengacara Bantah Setya Novanto Tekan Miryam Haryani Cabut BAP

    2 jam lalu
  • Dirawat di Kamar Super VIP RSPAD, Nyak Sandang: Apa Ini Surga?

    Dirawat di Kamar Super VIP RSPAD, Nyak Sandang: Apa Ini Surga?

    2 jam lalu
  • Kata Mahfud MD Soal Dirinya Bisa Dongkrak Elektabilitas Prabowo

    Kata Mahfud MD Soal Dirinya Bisa Dongkrak Elektabilitas Prabowo

    2 jam lalu
  • Mahfud MD Jagokan Kapolri Tito Karnavian Jadi Cawapres

    Mahfud MD Jagokan Kapolri Tito Karnavian Jadi Cawapres

    3 jam lalu
  • Pemuda Perindo Dukung Hary Tanoesoedibjo Jadi Cawapres Jokowi

    Pemuda Perindo Dukung Hary Tanoesoedibjo Jadi Cawapres Jokowi

    3 jam lalu
  • Soal Isu Dekat dengan FPI, Hakim Artidjo Alkostar: Ngawur Sekali

    Soal Isu Dekat dengan FPI, Hakim Artidjo Alkostar: Ngawur Sekali

    4 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Pencurian Data Pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica

    Kronologi pencurian data pengguna Facebook yang diduga dilakukan oleh Cambridge Analytica yang membantu Donald Trump memenangi pemilihan Presiden AS.

    Sumber: Google News | Berita 24 Sulteng

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »