www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

KPU Teken MoU Pemeriksaan Kesehatan Cabup/Cawabup

Posted by On 05.14

KPU Teken MoU Pemeriksaan Kesehatan Cabup/Cawabup

KPU Teken MoU Pemeriksaan Kesehatan Cabup/Cawabup

id Cabup, KPU, Kesehatan

TEKEN MOU PEMERIKSAAN KESEHATAN CABUP Ketua KPU Sulawesi Tengah Sahran Raden menyaksikan penandatanganan MoU pemeriksaan kesehatan calon bupati/wakil bupati oleh Ketua KPU Donggala Moh Saleh, Ketua KPU Morowali Wahyudin dan Ketua KPU Parigi Moutong Amelia Idris. Penandatanganan berlangsung di Sekret

"Sehingga dalam pemeriksaan kesehatan itu hanya dua kesimpulan. Memenuhi syarat kesehatan dan tidak memenuhi syarat. Kalau ditemukan tidak memenuhi syarat maka calon tersebut dapat diganti," Palu (antaranews sulteng) - Tiga Komisi Pemilihan Umum kabupaten di Sulawesi Tengah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pemeriksaan kesehatan calon bupati/wakil bupati pilkada serentak 2018 dengan sejumlah pihak terkait di KPU Provinsi Sulawesi Tengah di Palu, Jumat sore.
MoU tersebut masing-masing ditandatangani oleh Direktur Utama Rumah Sakit Undata Palu dr Renny A Lamadjido, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Sulawesi Tengah dr I Komang Adi Sujendra SpPD, Kepala Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah Brigjen Pol Drs Andjar Dewanto SH MBA dan Ketua Himpunan Psikolog Seluruh Indonesia (Himpsi) Sulawesi Tengah Sigit Apriadi S.Psi.
Empat lembaga tersebut dalam MoU disebukan selaku pihak kedua dan tiga KPU kabupaten yang akan melaksanakan pilkada serentak 2018 selaku pihak pertama yakni KPU Donggala, Parigi Moutong dan KPU Morowali.
Ketiga KPU tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua KPU Donggala Moh Saleh, Ketua KPU Parigi Moutong Amelia Idris dan Ketua KPU Morowali Wahyudin dan disaksikan Ketua KPU Sulawesi Tengah Sahran Raden.
Sahran mengatakan sesuai tahapan pilkada, pemeriksaan kesehatan bagi calon bupati dan calon wakil bupati akan berlangsung 8 sampai 15 Januari 2018.
Berdasarkan MoU yang telah ditandatangani tersebut, maka pemeriksaan kesehatan terhadap bakal calon bupati/wakil bupati akan dilakukan terpusat di Rumah Sakit Undata Palu.
Sahran mengatakan pemeriksaan kesehatan merupakan syarat mutlak yang harus dikantongi pasangan calon bupati.
"Sehingga dalam pemeriksaan kesehatan itu hanya dua kesimpulan. Memenuhi syarat kesehatan dan tidak memenuhi syarat. Kalau ditemukan tidak memenuhi syarat maka calon tersebut dapat diganti," katanya.
Sahran mengingatkan kepada manajemen Rumah Sakit Undata Palu seluruh hasil pemeriksaan bakal calon bupati sudah masuk ke KPU kabupaten tanggal 16 Januari 2018.
Menurut Sahran, pemeriksaan kesehatan pada pilkada serentak kali ini berbeda dengan pilkada sebelumnya karena berdasarkan keputusan KPU, standar rumah sakit yang akan dijadikan tempat pemeriksaan kesehatan sudah ditentukan.
"Dalam keputusan KPU rumah sakit tempat pemeriksaan itu harus tipe A dan di provinsi. Kalau tidak ada, baru rumah sakit tipe B," katanya.
RS Undata Palu masuk dalam tipe B, sementara di kabupaten belum ada rumah sakit yang stara dengan tipe rumah sakit Undata Palu.***
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018Sumber: Antara Seputar Sulteng

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »