www.AlvinAdam.com
Kirim Berita Sulteng: Klik Disini | Konfirmasi Berita Sulteng: Klik Disini

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

6 Pilihan Destinasi Wisata Dirgantara di Indonesia

Posted by On 17.40

6 Pilihan Destinasi Wisata Dirgantara di Indonesia

6 Pilihan Destinasi Wisata Dirgantara di Indonesia Reporter:

Tempo.co

Editor:

Rezki Alvionitasari

Senin, 15 Januari 2018 14:10 WIB
6 Pilihan Destinasi Wisata Dirgantara di Indonesia

Atraksi manuver paralayang dari puncak perbukitan Matantimali, Sigi, Sulawesi Tengah, 8 Maret 2016. Lokasi ini juga merupakan pusat latihan para atlit Paralayang dari berbagai daerah yang ada di Sulawesi. TEMPO/Iqbal Lubis

TEMPO.CO, Jakarta - Pesawat tak melulu b isa dijumpai di bandar udara atau markas tentara. Berbagai tempat wisata ini menghadirkan pesawat di tengah-tengah pengunjung dan menjadi wahana pendidikan atau hiburan.

Ada juga tempat wisata yang mengandalkan olahraga menantang seperti paralayang atau terjun payung agar wisatawan bisa melihat keindahan alam dari atas udara. Berikut daftar destinasi wisata dirgantara ini.

1. Museum dan Pantai di Yogyakarta

Di Yogyakarta ada museum yang memamerkan pesawat tempur dan replikanya dari masa Perang Dunia II dan perjuangan kemerdekaan, menyimpan foto-foto tokoh sejarah, dan diorama peristiwa sejarah TNI Angkatan Udara. Yakni Museum Pusat Dirgantara Mandala atau Muspusdirla.

Baca juga: Jogja Air Show 2018 Akan Digelar di Pantai Parangtritis

Saat ini jumlah koleksi pesawat di Museum Dirgantara Mandala sekitar 50 pesawat. Desember lalu, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meresmikan empat helikopter dan satu pesawat legend aris TNI Angkatan Udara sebagai koleksi baru museum itu, yakni pesawat Cessna 401, helikopter MIL MI-1, Bell 204 Iroquois, Bell 47G Soloy, dan S-58T Sikorsky (Twin Pack).Pesawat NU 200 Si Kumbang di Museum Pusat Dirgantara Mandala di Yogyakarta, 17 Oktober 2017. Tempo/Syafiul Hadi

Dengan penambahan lima koleksi itu, museum ini diharapkan akan menjadi museum dirgantara terbesar di Asia Tenggara. Selain sebagai media pendidikan sejarah kedirgantaraan Indonesia, Museum ini juga bisa menjadi inspirasi membangun kekuatan udara Republik Indonesia yang besar, kuat, dan profesional layaknya di era 1960-an.

Tidak hanya di museum, wisatawan Yogyakarta juga akan dihibur dengan pertunjukan dan atraksi kedirgantaraan Jogja Air Show 2018 di Pantai Parangtritis, Parangkusumo, dan di Pantai Depok Kabupaten Bantul, pada 17-18 Februari 2018. Acara ini diadakan oleh Pangkalan TNI Angkatan Udara Adisutjipto Yogyakarta bekerja sama dengan Dinas Pariwisata DIY dan Federasi Aero Sport Indonesia.

Event ini akan menampilkan ratusan atlet dari berbagai cabang olahraga udara di seluruh Indonesia. Selain terjun payung, juga akan disajikan cabang olahraga terbang layang, paralayang, dan gantole.

2. Matantimali, Sulawesi Tengah

Obyek wisata olahraga dirgantara Matantimali berada di Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Obyek wisata ini sangat diminati para wisatawan mancanegara dan atlet paralayang dari belahan dunia karena keindahan alamnya.

Bahkan beberapa atlet dunia yang pernah menjajaki obyek wisata itu mengaguminya karena sangat cocok untuk pelaksanaan kejuaraan paragliding.

Uniknya, setiap saat para atlet paralayang bisa terbang karena didukung angin yang memadai. Kementerian Pariwisata pun pada 2016 menetapkan Matantimali sebagai salah satu dari tiga destinasi unggulan di Sulawesi Tengah dan mendapat prioritas dalam pengembangan sektor ke pariwisataan nasional.

3. Edupark di Karanganyar

Pertengahan tahun 2015 pemerintah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, meresmikan tempat wisata baru bernama Taman Wisata Edukasi Dirgantara atau Edupark. Dalam waktu singkat tempat wisata baru ini berhasil menarik perhatian banyak wisatawan untuk berkunjung. Daya tarik utama dari tempat wisata ini adalah keberadaan pesawat terbang asli yang diparkir di dalam kawasan wisata.

Edupark menghadirkan Pesawat Boing 737-300 yang diberi nama Lawu Air sebagai salah satu wahananya. Pesawat ini diletakkan tepat di sisi sebelah barat kolam renang Intanpari. Jadi mereka yang berkunjung ke wahana pesawat terbang ini juga bisa sekalian rekreasi ke kolam renang dan cukup membayar satu tiket.

Pengunjung tidak hanya disuguhi pemandangan unik pesawat terbang seri Boeing, tapi juga bisa melihat koleksi kedirgantaraan lain yang diletakkan di tempat ini yaitu helikopter. Tempat wisata baru di Karanganyar ini memang m emiliki misi sebagai tempat wisata pembelajaran mengenai dunia kedirgantaraan.

4. Wisata Paralayang Kota Batu

Wisata Paralayang Kota Batu terletak di Puncak Gunung Banyak, cukup dekat dengan pusat kota. Tempat wisata ini semakin populer sejak diselenggarakannya Batu Open Paragliding pada 2011.

Ajang terjun payung yang diikuti banyak atlet dari dalam dan luar negeri itu semakin memperkuat Kota Batu sebagai pelopor paralayang di tingkat provinsi Jawa Timur maupun di Indonesia. Dengan diadakan acara tersebut, Wisata Paralayang Gunung Banyak semakin terkenal baik di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dengan melayang bersama parasut, pengunjung bisa melihat keindahan lanskap Kota Wisata Batu dari atas ketinggian. Di kawasan ini, ada objek wisata lain yakni Omah Kayu dan Taman Langit atau Sky City Park.

Omah Kayu adalah penginapan yang memungkinkan wisatawan untuk menikmati suasana bermalam di rumah yang terletak di atas pohon. P engunjung juga dapat menyaksikan sunrise dan sunset dari Omah Kayu. Untuk harga sewa penginapan berkisar antara 350 ribu hingga 450 ribu bergantung hari kunjungan biasa atau hari libur.

5. Bioskop Mini di Klaten

Di Klaten ada pesawat yang dimanfaatkan untuk fungsi lain, yaitu bioskop mini. Letaknya di tempat wisata dan pemancingan ikan Bandara Adi Sumitro. Bandara ini bukan bandara yang sebenarnya, melainkan hanya julukan untuk tempat wisata pemancingan di Taman Air 100 Janti, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah.

Di tengah-tengah wahana pemancingan dan rumah makan itu, ada satu bangkai pesawat yang jadi destinasi hits, yaitu pesawat buatan tahun 1980 bekas milik Batavia Air. Di dalam pesawat Boeing 737-200 itu, pengunjung bisa menyaksikan film-film seru.

Bagian interior dalam pesawat masih utuh dan digunakan sebagai tempat menonton film pendek. Pesawat dibagi menjadi tiga ruangan, yaitu kokpit, ruang pemutaran film 3D, dan ruang pemutaran teater alam.

Untuk menonton teater alam, pengunjung cukup menebus tiket seharga Rp 10 ribu. Sedangkan untuk menonton film 3D, dikenakan biaya Rp 20 ribu. Durasi filmnya sekitar 20 menit.

6. Wisata Edukasi Gondang Outbond di Lamongan

Wisata Edukasi Gondang Outbond alias Wego termasuk tempat wisata baru di Lamongan, Jawa Timur. Destinasi wisata ini menggabungkan antara edukasi dan alam.

Wego yang berada di Desa Deket Agung, Kecamatan Sugio, ini menawarkan wisata edukasi dengan membawa pesawat terbang ke dalam lokasi wisata. Wahana ini yang paling ramai dikunjungi wisatawan, khususnya anak-anak. Pengunjung bisa masuk ke dalam pesawat dan merasakan sensasi naik pesawat terbang. Pengunjung bahkan bisa melihat kokpit pesawat terbang secara langsung.

REZKI ALVIONITASARI | BERBAGAI SUMBER

Baca juga: Hadi Tjahjanto dan Museum Dirgantara Terbesar di Asia Tenggara

Terkait
  • Liburan ke Tempat Angker Yuk

    Liburan ke Tempat Angker Yuk

    1 hari lalu
  • 7 Penginapan Unik di Asia yang Jadi Rekomendasi Wisata Tahun 2018

    7 Penginapan Unik di Asia yang Jadi Rekomendasi Wisata Tahun 2018

    5 hari lalu
  • 7 Ajang Wisata Sepeda yang Menantang di Tahun 2018

    7 Ajang Wisata Sepeda yang Menantang di Tahun 2018

    8 hari lalu
  • Sayang Kalau Dilewatkan, 10 Agenda Wisata Unggulan Sepanjang 2018

    Sayang Kalau Dilewatkan, 10 Agenda Wisata Unggulan Sepanjang 2018

    9 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Mampir ke Dua Gerai Gelato yang Lagi Hits di Yogyakarta

    Mampir ke Dua Gerai Gelato yang Lagi Hits di Yogyakarta

    2 jam lalu
  • Mereka Sudah Tur ke An   tariksa Sebelum Peluncuran Virgin Galactic

    Mereka Sudah Tur ke Antariksa Sebelum Peluncuran Virgin Galactic

    19 jam lalu
  • Langka, Pertama Kali Rafflesia arnoldii Berkelopak 7 Mekar Penuh

    Langka, Pertama Kali Rafflesia arnoldii Berkelopak 7 Mekar Penuh

    21 jam lalu
  • Jogja Air Show 2018 akan Digelar di Pantai Parangtritis

    Jogja Air Show 2018 akan Digelar di Pantai Parangtritis

    1 hari lalu
  • Foto
  • Serunya    Menjajal Ayunan Langit di Semarang

    Serunya Menjajal Ayunan Langit di Semarang

    1 hari lalu
  • 5 Fakta Unik Bunga Bangkai Rafflesia Arnoldii

    5 Fakta Unik Bunga Bangkai Rafflesia Arnoldii

    6 hari lalu
  • Menyusuri Ribuan Pasukan Terakota Penjaga Makam Kaisar Cina

    Menyusuri Ribuan Pasukan Terakota Penjaga Makam Kaisar Cina

    6 hari lalu
  • Menyelam di Jernihnya Air Bendungan Cisaladah Bandung

    Menyelam di Jernihnya Air Bendungan Cisaladah Bandung

    7 hari lalu
  • Video
  • Mencoba Wisata Ekstrim Arung Jeram di Sungai Palayangan

    Mencoba Wisata Ekstrim Arung Jeram di Sungai Palayangan

    7 hari lalu
  • Taman Mangrove Angke Kapuk Alternatif Wisata Alam Warga Jakarta

    Taman Mangrove Angke Kapuk Alternatif Wisata Alam Warga Jakarta

    8 hari lalu
  • 7 Lokasi Liburan Layak Instagram

    7 Lokasi Liburan Layak Instagram

    9 hari lalu
  • Liburan Tahun Baru, Lihat Tumpukan Emas Batangan di Museum

    Liburan Tahun Baru, Lihat Tumpukan Emas Batangan di Museum

    13 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Langka, Pertama Kali Rafflesia arnoldii Berkelopak 7 Mekar Penuh

  • 2

    Ini Kiat Bandung agar Pariwisatanya Tetap Unggul Dibanding Bali

  • 3

    6 Pilihan Destinasi Wisata Dirgantara di Indonesia

  • 4 < h2>Mereka Sudah Tur ke Antariksa Sebelum Peluncuran Virgin Galactic
  • 5

    Dokar Hias Gratis Digemari Warga dan Wisatawan Bali

  • Fokus
  • Di Balik Penunjukkan Bambang Soesatyo Jadi Ketua DPR

    Di Balik Penunjukkan Bambang Soesatyo Jadi Ketua DPR

  • Menyisir Babak Baru Kontroversi HGB Pulau Reklamasi Teluk Jakarta

    Menyisir Babak Baru Kontrove rsi HGB Pulau Reklamasi Teluk Jakarta

  • Bekas Timses Masuk TGUPP, Anies Baswedan Dikritik Anggota DPRD

    Bekas Timses Masuk TGUPP, Anies Baswedan Dikritik Anggota DPRD

  • Kekosongan Hukum Ancam Perlindungan Buruh Migran, Ini Alasannya

    Kekosongan Hukum Ancam Perlindungan Buruh Migran, Ini Alasannya

  • Terkini
  • Pusat Perbela   njaan Barunak Jadi Ikon Baru Kabupaten Tabalong

    Pusat Perbelanjaan Barunak Jadi Ikon Baru Kabupaten Tabalong

    1 jam lalu
  • Mampir ke Dua Gerai Gelato yang Lagi Hits di Yogyakarta

    Mampir ke Dua Gerai Gelato yang Lagi Hits di Yogyakarta

    2 jam lalu
  • Mari Menengok Spot Wisata yang Jadi Lokasi Syuting Film Silariang

    Mari Menengok Spot Wisata yang Jadi Lokasi Syuting Film Silariang

    2 jam lalu
  • Wisata Petik Jeruk Selorejo di Malang K   ian Moncer

    Wisata Petik Jeruk Selorejo di Malang Kian Moncer

    14 jam lalu
  • Dokar Hias Gratis Digemari Warga dan Wisatawan Bali

    Dokar Hias Gratis Digemari Warga dan Wisatawan Bali

    15 jam lalu
  • 6 Pilihan Destinasi Wisata Dirgantara di Indonesia

    6 Pilihan Destinasi Wisata Dirgantara di Indonesia

    18 jam lalu
  • Mereka Sudah Tur ke Antariksa Sebelum Peluncuran Virgin Galactic

    Mereka Sudah Tur ke Antariksa Sebelu m Peluncuran Virgin Galactic

    19 jam lalu
  • Ini Kiat Bandung agar Pariwisatanya Tetap Unggul Dibanding Bali

    Ini Kiat Bandung agar Pariwisatanya Tetap Unggul Dibanding Bali

    21 jam lalu
  • Langka, Pertama Kali Rafflesia arnoldii Berkelopak 7 Mekar Penuh

    Langka, Pertama Kali Rafflesia arnoldii Berkelopak 7 Mekar Penuh

    21 jam lalu
  • Pasar Desa Pelangsingan Jadi Alternatif Wisata Keluarga

    Pasar Desa Pelangsingan Jadi Alternatif Wisata K eluarga

    1 hari lalu
  • Selengkapnya Grafis

    363 Negara Asal Kapal Pencuri yang Ditenggelamkan Menteri Susi

    Ketua Satuan Tugas Illegal Fishing, Mas Achmad Santosa, mengatakan Menteri Susi Pudjiastuti menenggelamkan 363 kapal pencuri dengan berbagai bendera.

    Sumber: Google News | Berita 24 Sulteng

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »