www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 02.43

Profil Perusahaan Tambang Pemilik Helikopter Jatuh di Morowali

Profil Perusahaan Tambang Pemilik Helikopter Jatuh di Morowali Reporter:

Rosniawanti Fikry Tahir (Kontributor)

Editor:

Kodrat Setiawan

Minggu, 22 April 2018 11:03 WIB
Sebuah helikopter milik PT WhiteSky dilaporkan jatuh di kawasan industri pertambangan IMIP, Morowali, Sulawesi Tengah. Helkopter tersebut mengangkut 10 orang karyawan perusahaan tambang. Foto: Istimewa

Sebuah helikopter milik PT WhiteSky dilaporkan jatuh di kawasan industri pertambangan IMIP, Morowali, Sulawesi Tengah. Helkopter tersebut mengangk ut 10 orang karyawan perusahaan tambang. Foto: Istimewa

TEMPO.CO, Kendari - Insiden helikopter jatuh di Morowali milik PT Indonesia Morowali Industria Park (IMIP) saat ini masih diselidiki Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). PT IMIP sendiri merupakan perusahaan pertambangan raksasa di wilayah Fatupia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Sejak awal berdiri, total investasi yang sudah ditanamkan Rp 80 triliun dan pada akhir 2018 investasi akan bertambah menjadi Rp 17 triliun karena akan berdiri tiga pabrik dan dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Industri ini bergerak di bidang baja antikarat berbasis nikel dengan kapasitas produksi nikel pig iron (NPI) mencapai 6 juta metrik ton per tahun.

Baca juga: Helikopter Jatuh di Morowali Selang 10 Menit Lepas Landas

“Jadi, selain NPI, kami juga memproduksi baja stainless steel mencapai 6 juta MT, baja putih 3 juta MT, dan baja hitam mencapai 3,5 juta MT per tahun. Semua produksi dipasarkan ke Amerika, Eropa, dan Asia,” ujar Koordinator Media Relation PT IMIP Dedy Kurniawan kepada Tempo saat dikonfirmasi, Jumat malam.

Helikopter milik PT IMIP jatuh di Desa Fatufia, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Jumat, 20 April 2018, pukul 09.20 waktu setempat. Saat kejadian, helikopter itu sedang membawa enam penumpang dan dua kru. Insiden nahas itu menyebabkan 1 karyawan tewas serta 6 penumpang dan 2 kru helikopter mengalami luka-luka.

IMIP merupakan perusahaan PMA antara Tsingshan Group dari Cina dan Bintang Delapan. PT IMIP didirikan pada 19 September 2013 dan mengantongi izin prinsip 2015 melalui keputusan Bupati Morowali Nomor 188.4.45/KEP.0305/ADPUM/2014 serta izin lingkungan lewat Keputusan Gubernur Nomor 660/575/BLHD-GST/2015.

Perusahaan ini mempekerjakan puluhan ribu karyawan dengan komposisi 3.000 tenaga kerja asing (TKA) serta tenaga kerja Indonesia mencapai 21.662 pekerja.

Luas kawasan industri PT IMIP mencapai 2.000 hektare antara lain mencakup pabrik NPI, pabrik hot rolled, cold rolled, ferrochrome, dan oxygen plant. Dalam melakukan produksi, IMIP ditunjang dengan tiga unit PLTU berkapasitas 1.130 megawatt. Selanjutnya ada fasilitas jetty 1.100 deadweight tonnage. Adapun bahan baku untuk nikel, selain diambil dari kawasan tambang IMIP, diambil juga dari daerah tetangga, seperti kawasan pertambangan di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, dan Morowali Utara.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan akan menyantuni seorang karyawan PT IMIP yang meninggal dalam musibah helikopter jatuh di Morowali ini.

Terkait
  • BPJS Santuni Korban Helikopter Jatuh di Morowali

    BPJS Santuni Korban Helikopter Jatuh di Morowali

    1 hari lalu
  • Helikopter Jatuh di Morowali, Bandara Haluoleo Siap Beri Bantuan

    Helikopter Jatuh di Morowali, Bandara Haluoleo Siap Beri Bantuan

    2 hari lalu
  • Helikopter Jatuh di Morowali, Satu Korban Meninggal Dunia

    Helikopter Jatuh di Morowali, Satu Korban Meninggal Dunia

    2 hari lalu
  • Helikopter Jatuh di Morowali Selang 10 Menit Lepas Landas

    Helikopter Jatuh di Morowali Selang 10 Menit Lepas Landas

    2 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Nicke Widyawati, Lulusan ITB yang Didapuk Jadi Plt Pertamina

    Nicke Widyawati, Lulusan ITB yang Didapuk Jadi Plt Pertamina

    1 hari lalu
  • Soal Kredit Pendidikan, Menteri Darmin: Jangan Timbulkan NPL

    Soal Kredit Pendidikan, Menteri Darmin: Jangan Timbulkan NPL

    2 hari lalu
  • Takut Harga Beras Anjlok, Bojonegoro Tunda Operasi Pasar

    Takut Harga Beras Anjlok, Bojonegoro Tunda Operasi Pasar

    2 hari lalu
  • Menilik Untung Rugi Tambahan Libur Lebaran 2018

    Menilik Untung Rugi Tambahan Libur Lebaran 2018

    2 hari lalu
  • Foto
  • Jelang Bulan Ramadan Pasar Tanah Abang Masih Terlihat Sepi

    Jelan g Bulan Ramadan Pasar Tanah Abang Masih Terlihat Sepi

    21 jam lalu
  •  Dody Budi Waluyo Dilantik sebagai Deputi Gubernur BI

    Dody Budi Waluyo Dilantik sebagai Deputi Gubernur BI

    3 hari lalu
  • Melihat Produk Unik dan Unggulan di Pameran Jogja Istimewa

    Melihat Produk Unik dan Unggulan di Pameran Jogja Istimewa

    4 hari lalu
  • Solusi Logistic e-Commerce, iStore iSend Resmi Diluncurkan

    Solusi Logistic e-Commerce, iStore iSend Resmi Diluncurkan

    9 hari lalu Video
  • Jelang Ramadan Cegah Peredaran Produk Makanan Berbahaya

    Jelang Ramadan Cegah Peredaran Produk Makanan Berbahaya

    3 hari lalu
  • Jual Kaos #2019GantiPresiden Peluang Usaha di Tahun Politik

    Jual Kaos #2019GantiPresiden Peluang Usaha di Tahun Politik

    3 hari lalu
  • Kunju   ngi PT INKA, Senegal Berencana Beli 10 Lokomotif

    Kunjungi PT INKA, Senegal Berencana Beli 10 Lokomotif

    6 hari lalu
  • Pengusaha Baju Raup Untung dari Tagar 2019 Ganti Presiden

    Pengusaha Baju Raup Untung dari Tagar 2019 Ganti Presiden

    8 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Elia Massa Dicopot dari Pertamina Dinilai untuk Citra Politik

  • 2

    Serentetan Peristiwa yang Menjegal Elia Massa dari Pertamina

  • 3

    Pemegang Saham Dinilai Restu Nicke jadi Dirut Definitif Pertamina

  • 4

    YLKI Minta Panjang Landasan Pacu Bandara Kertajati Ditambah

  • 5

    Kasus Minyak Montara, Luhut: Selesai Tanpa Pengadilan Tak Masalah

  • Fokus
  • Komitmen Anies-Sandi Tolak Reklamasi Kembali Dipertanyakan

    Komitmen Anies-Sandi Tolak Reklamasi Kembali Dipertanyakan

  • Reklamasi, Revisi Raperda Zonasi Wilayah Pesisir Segera Rampung

    Reklamasi, Revisi Raperda Zonasi Wilayah Pesisir Segera Rampung

  • Libur Lebaran 2018 Dimulai 11 Juni, Terlama Sepanjang Sejarah

    Libur Lebaran 2018 Dimulai 11 Juni, Terlama Sepanjang Sejarah

  • BPK Temukan Pemborosan Pembangkit Listrik PLN Rp 1,61 Triliun

    BPK Temukan Pemborosan Pembangkit Listrik PLN Rp 1,61 Triliun

  • Terkini
  • Pertamina Rangkul Pengembang Aplikasi Digital

    Pertamina Rangkul Pengembang Aplikasi Digital

    19 menit lalu
  • Kemenkop UKM Targetkan UKM Tumbuh 5 Persen Akhir 2019

    Kemenkop UKM Targetkan UKM Tumbuh 5 Persen Akhir 2019

    36 menit lalu
  • Ekspor Makanan dan Minuman ke Spanyol Berpotensi Ditingkatkan

    Ekspor Makanan dan Minuman ke Spanyol Berpotensi Ditingkatkan

    1 jam lalu
  • Perumahan Syariah Madinah City Dibangun 1.000 Hektare    di Bekasi

    Perumahan Syariah Madinah City Dibangun 1.000 Hektare di Bekasi

    1 jam lalu
  • PUPR: Jembatan Berangka Seperti Jembatan Widang-Babat Ada 179

    PUPR: Jembatan Berangka Seperti Jembatan Widang-Babat Ada 179

    3 jam lalu
  • Menjelang Ramadan 2018, Kemendag Gandeng BUMN Jaga Harga Sembako

    Menjelang Ramadan 2018, Kemendag Gandeng BUMN Jaga Harga Sembako

    3 jam lalu
  • Mei, Qantas Pindah ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

    Mei, Qantas Pindah ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

    4 jam lalu
  • Menteri Rini Soemarno Minta Garuda Tinjau Rute Jakarta London

    Menteri Rini Soemarno Minta Garuda Tinjau Rute Jakarta London

    4 jam lalu
  • AP I: Lalu Lintas Penumpang di 13 Bandara Naik 10 Persen

    AP I: Lalu Lintas Penumpang di 13 Bandara Naik 10 Persen

    4 jam lalu
  • Profil Perusahaan Tambang Pemilik Helikopter Jatuh di Morowali

    Profil Perusahaan Tambang Pemilik Helikopter Jatuh di Morowali

    5 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Hari Kartini, Shahnaz Haque Berpesan Wanita Harus Seperti Kucing

    Inilah petuah selebritas Shahnaz Haque, atlet bulu tangkis Greysia Polii, dan peneliti laser Maria Margaretha Suliyanti untuk Hari Kartini 2018.

    Sumber: Google News | Berita 24 Sulteng

    thumbnail

    Posted by On 02.43

    14 Investor Nyatakan Tertarik Berinvestasi di KEK Palu

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution Resmikan Kawasan Ekonomi Khusus Palu, Rabu (27/9/2017).KOMPAS.com/Erna Dwi Lidiawati Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution Resmikan Kawasan Ekonomi Khusus Palu, Rabu (27/9/2017).

    JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 14 investor telah berminat menanamkan modalnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu, Sulawesi Tengah. Dengan itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal mendorong pertambahan investor untuk berinvestasi di KEK Palu.

    "Sekarang tinggal promosi dan melanjutkan pembebasan lahan. Kami terus menarik investor lokal maupun asing, seperti dari Taiwan un tuk bisa masuk ke sini," ucap Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (22/4/2018).

    Airlangga melanjutkan,dari 14 investor tersebut, sebanyak dua industri sudah beroperasi dan satu perusahaan tengah dalam tahap konstruksi.

    Keberadaan KEK Palu dan investor-investor di dalamnya diharapkan Airlangga bisa berkontribusi menambah jumlah lapangan pekerjaan untuk wilayah Palu dan sekitarnya.

    Baca juga : Jalur Kereta KEK Sei Mangkei-Pelabuhan Kuala Tanjung Rampung Juli 2018

    "Kami berharap, kawasan terintegrasi ini mampu membuka lapangan kerja sebanyak 51.000 orang, yang saat ini sudah menyerap 210 orang," imbuh Airlangga.

    Lokasi KEK Palu yang berada di wilayah strategis utara-selatan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) menjadi salah satu penyebab banyaknya investor yang berminat menanamkan modalnya di sana.

    Airlangga pun meyakini KEK Palu bisa menjadiKE tempat masuk bahan b aku dari seluruh Pulau Sulawesi yang berimbas pada keuntungan bagi para investor.

    Sementara itu, Direktur PT Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST) Andi Mulhanan Tombolotutu menyampaikan bahwa setiap bulannya terdapat satu atau dua perusahaan yang menyatakan minatnya untuk bisa berinvestasi di KEK Palu.

    Baca juga : Pelindo I Teken MoU dengan 4 Calon Investor KEK Arun Lhokseumawe

    "Dari 40 investor yang berminat, 14 di antaranya sudah dikeluarkan izinnya," sambung Andi.

    Dia yakin dalam waktu dua hingga tiga bulan ke depan bakal ada beberapa perusahaan yang mulai beroperasi di KEK Palu.

    Hal tersebut kemudian membuat Andi optimis akan muncul peningkatan nilai investasi sekitar satu hingga dua triliun rupiah.

    Adapun daftar para investor di KEK Palu di antaranya PT Hongthai International yang bergerak di sektor industri getah pinus. Perusahaan ini rencananya menggelontorkan investasi senilai Rp 13,7 miliar dengan menyerap tenaga kerja seban yak 110 orang.

    Selain itu, ada juga perusahaan pengolahan kelapa PT Sofie Agro yang akan menanamkan modalnya hingga 1,38 juta dollar AS dan menyerap tenaga kerja sekitar 625 orang.

    Berikutnya ada Agro Sulteng Group selaku industri karet dan minyak atsiri dengan target nilai investasi mencapai Rp 300 miliar dan menyerap 450 tenaga kerja.

    Baca juga : Hipki: KEK Palu Dorong Gairah Ekonomi Sulteng

    Kemudian ada PT Asbuton Jaya Abadi yang bergerak di industri aspal dingin akan menanamkan modalnya sebesar Rp 100 miliar dan membuka lapangan kerja sekitar 100 orang.

    Terakhir, ada industri kilang minyak PT Palembang GMA Refinery Consortium yang akan berinvestasi hingga Rp 133 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 14.000 orang.

    Kompas TV Bertepatan dengan 3 tahun pemerintahan, Hari ini (20/10) Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

    Berita Terkait

    Jalur Kereta K EK Sei Mangkei-Pelabuhan Kuala Tanjung Rampung Juli 2018

    KEK Sei Mangkei Bakal Jadi Kawasan Industri Pertama yang Punya Jalur Kereta

    Kemenhub Ambil Alih Jalur Kereta KEK Sei Mangkei dari Kemenperin

    "Ground Breaking" KEK Arun Lhokseumawe Direncanakan Semester II 2018

    Pelindo I Teken MoU dengan 4 Calon Investor KEK Arun Lhokseumawe

    Terkini Lainnya

    7 Tips Mendapat Dana    Investor dengan Modal Potensi Diri

    7 Tips Mendapat Dana Investor dengan Modal Potensi Diri

    Inspirasi 22/04/2018, 16:00 WIB BTN Dukung Program DP 0 Persen untuk PNS dan TNI-Polri

    BTN Dukung Program DP 0 Persen untuk PNS dan TNI-Polri

    Rilis 22/04/2018, 16:00 WIB Amazon Shopping App, Aplikasi yang Bikin Belanja di Amazon Makin Mudah

    Amazon Shopping App, Aplikasi yang Bikin Belanja di Amazon Makin Mudah

    Rilis 22/04/2018, 15:28 WIB Saham Telkom dan Astra Internasional Di   nilai Masih Layak Dikoleksi

    Saham Telkom dan Astra Internasional Dinilai Masih Layak Dikoleksi

    Keuangan 22/04/2018, 15:14 WIB 5 Kondisi yang Tepat untuk Mengajukan Kartu Kredit

    5 Kondisi yang Tepat untuk Mengajukan Kartu Kredit

    Inspirasi 22/04/2018, 15:00 WIB Alasan Perombakan Direksi Pertamina Dinilai Tidak Berdasar

    Alasan Perombakan Direksi Pertamina Dinilai Tidak Berdasar

    Makro 22/04/2018, 14:45 WIB Elon Musk Suntik Ratusan Juta Dollar AS ke Perusahaan Transportasi

    Elon M usk Suntik Ratusan Juta Dollar AS ke Perusahaan Transportasi

    Bisnis 22/04/2018, 14:01 WIB Susah Menabung? Coba Jalankan 5 Trik Ini

    Susah Menabung? Coba Jalankan 5 Trik Ini

    Inspirasi 22/04/2018, 14:00 WIB Kementerian BUMN Ingin Garuda Indonesia Tak Lagi Merugi

    Kementerian BUMN Ingin Garuda Indonesia Tak Lagi Merugi

    Makro 22/04/2018, 13:45 WIB Ini Alasan Banyak Investor Tertarik Berinvestasi di KEK Palu

    Ini Alasan Banyak Investor Tertarik Berinvestasi di KEK Palu

    Rilis 22/04/2018, 13:30 WIB 7 Hal yang Tidak Pernah Dikatakan oleh Orang Kaya

    7 Hal yang Tidak Pernah Dikatakan oleh Orang Kaya

    Inspirasi 22/04/2018, 13:00 WIB Garuda Indonesia Diminta Kaji Ulang Rute Jakarta-London

    Garuda Indonesia Diminta Kaji Ulang Rute Jakarta-London

    Bisnis 22/04/2018, 12:45 WIB Melihat Kemegahan Markas Raksasa E-Commerce China Alibaba di Hangzhou

    Melihat Kemegahan Markas Raksasa E-Commerce China Alibaba di Hangzhou

    Bisnis 22/04/2018, 12:30 WIB Pembentukan Holding Perbankan Masih dalam Proses

    Pembentukan Holding Perbankan Masih dalam Proses

    Makro 22/04/2018, 12:15 WIB Perangi Investasi Bodong, MAMI dan MES Beri Edukasi Pasar Modal Syariah

    Perangi Investasi Bodong, MAMI dan MES Beri Edukasi Pasar Modal Syariah

    Rilis 22/04/2018, 12:00 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Sulteng