www.AlvinAdam.com
Kirim Berita Sulteng: Klik Disini | Konfirmasi Berita Sulteng: Klik Disini

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 04.55

Posisani Diiringi Orchestra Spanyol Hebohkan Penonton


Reporter: Ikhsan Madjido
SEKITAR Ratusan warga Sigi yang memadati tugu Biromaru dibuat heboh oleh penampilan grup orchestra asal Spanyol, Vinculos. Saat menggelar konser di jalanan depan tugu, Senin sore (6/8/2018), grup orchestra yang beranggotakan 45 orang ini membawakan lagu bahasa Kaili, Posisani dan Sampesuvu Roa.
Spontan penonton ikut terhanyut dan ikut berdendang dengan lagu daerah ini. Merekapun saling berdesak-desakan agar bisa paling depan menyaksikan konser yang langka ini dan baru pertama kali diadakan di Kabupaten Sigi.
Vinculos sendiri adalah sebuah inisiatif dari Siero Chamber Orchestra (OCAS) Spanyol yang mengkampanyekan integrasi sosial dan budaya melalui musik. Vinculos telah tampil di 12 negara dengan melakukan lebih dari 300 kon ser musik, lebih dari 150 buah alat musik yang didistribusikan dan menyelenggarakan lebih kurang 100 kali kegiatan workshop dan master-class.
Salah satu penggiat seni di Sigi, Ais Mangala, mengaku kagum dan mengapresiasi tampilnya grup ini di Kabupaten Sigi.
“Ini akan memotivasi kami di Sigi untuk lebih mencintai budaya lokal dan ini konser musik yang spontan tidak ada sekat yang membatasi penonton dan pemain. Jadi betul-betul ada integrasi sosial disini,” kata Ais Mangala disela-sela konser tersebut.
Beberapa pejabat di Kabupaten Sigi pun ikut hadir dan menonton berbaur dengan masyarakat, seperti Wakil Bupati Sigi, Kadis Dikbud, Kadis Pariwisata dan beberapa pimpinan OPD lainnya. Selain di Kabupaten Sigi, grup ini akan mengikuti berbagai kegiatan seni dan budaya lainnya yang digelar di Kota Palu dan Kabupaten Parigi Moutong, seperti workshop, kunjungan sosial, tarian massal dan konser kolaborasi.
Beberapa agenda istimewa di Sulawesi Tengah ini meliputi konser kolaborasi bersama Palu Percusion yang akan diselenggarakan di Taman Hutan Kota Kaombona serta konser di Festival Vula Dongga di Kabupaten Parigi Moutong.**
Sumber: Google News | Liputan 24 Sigi Biromaru

thumbnail

Posted by On 04.55

Orchestra Vinculos Spanyol, Konser di Sigi, Disambut Adat Kaili


reporter: ikhsan madjido
KABUPATEN Sigi akan menjadi salah satu daerah yang akan dikunjungi grup orchestra Vinculos Spanyol. Rencananya grup yang tergabung dalam Siero Chamber Orchestra (SCO) Spanyol ini akan melakukan konser di bundaran Biromaru, Sigi, Senin hari ini (6/8/2018).
Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sigi, Munawaroh, saat menjemput grup orchestra ini di bandara Mutiara SIS Aljufri, Minggu (5/8/2018).
“Besok (hari ini-red) setelah berkunjung ke lokasi wisata air panas di Desa Bora, grup ini akan menunjukkan kebolehannya dihadapan masyarakat Sigi di bundaran Biromaru,” kata Munawaroh. Sebanyak 45 orang anggota grup orchestra Vinculos Spanyol disambut kedatangannya dengan ada t Kaili yang menampilkan tari Peule Cinde, tarian menyambut tamu agung.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi, yang memimpin penyambutan itu memasangkan sampolu dan siga pada perwakilan rombongan orchestra sebagai tanda diterimanya mereka di Bumi Tadulako.
Sementara itu, Kabid Kebudayaan Dikjar Provinsi Sulawesi Tengah, Rahman Ansyari, yang turut menyambut grup ini mengungkapkan kalau Vincolus dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen kuat Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk memperkuat kerjasama kebudayaan antara Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Spanyol.
“Serta bagian dari upaya strategis diplomasi budaya yang efektif dan produktif dengan sasaran meningkatnya partisipasi dan peran aktif Indonesia dalam percaturan budaya dunia,” kata Rahman. Selain di Kabupaten Sigi, grup ini akan mengikuti berbagai kegiatan seni dan budaya lainnya yang digelar di Kota Palu dan Kabupaten Parigi Moutong, seperti workshop, kun jungan sosial, tarian massal dan konser kolaborasi.
Beberapa agenda istimewa di Sulawesi Tengah ini meliputi konser kolaborasi bersama Palu Percusion yang akan diselenggarakan di Taman Hutan Kota Kaombona serta konser di Festival Vula Dongga di Kabupaten Parigi Moutong.**Sumber: Google News | Liputan 24 Sigi Biromaru

no image

Posted by On 04.55

KPU Sigi lakukan program jemput pemilih

Sigi (ANTARA News) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sigi, terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menyukseskan Pemilu Serentak 17 April 2019 mendatang, dalam bentuk program jemput pemilih bagi mereka yang belum terdaftar.
"Pelaksanaan Jemput Pemilih dilaksanakan diantaranya di Kecamatan Sigi Biromaru, Marawola dan Palolo. Untuk hari pertama kita lakukan di Kecaman Dolo Barat karena informasi dari masyarakat masih ada warga yang belum terdaftar," Kata Komisioner KPU Sigi Divisi Perencanaan dan Data Hidayat Djafar, Sabtu.
Menurut Hidayat, tujuan dari kegiatan itu untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu mendatang sehingga semua warga dapat menyalurkan hak pilihnya saat pemungutan suara.
Dia menambahkan, pihaknya akan melakukan kegiatan ini sampai dengan batas waktu perbaikan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan atau DPSHP yakni 15 Agustus 2018.

Pewarta: Fa uzi
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Sumber: Google News | Liputan 24 Sigi Biromaru

no image

Posted by On 04.53

Penyesuaian etape IV, rute TDCC 2018 bertambah jadi 748 kilometer

Palu (ANTARA News) - Rute yang akan ditempuh para pebalap sepeda dalam Tour de Central Celebes (TdCC) II Tahun 2018 diperpanjang dari 740 kilometer menjadi 748 kilometer karena adanya penyesuaian di etape IV Parigi-Sigi.
"Di etape IV ini titik finis dipindahkan dari Bundaran Desa Bora ke depan Kantor Bupati yang lama di dalam Kota Biromaru karena pertimbangan keamanan dan jumlah penonton," kata Dr.Hasan, Race Direktor TdCC II-2018 yang dihubungi di Palu, Jumat.
Perpanjangan rute itu diputuskan berdasarkan hasil survey rute tahap kedua yang melibatkan seluruh instansi terkait yang dilaksanakan selama beberapa hari sejak 3 Agustus 2018.
Menurut Hasan, titik finish di Desa Bora dialihkan ke dalam Kota Biromaru karena tidak aman bagi pembalap sebab garis finis berada di bundaran, yang tentu saja pebalap harus mengerem total karena jalanannya membelok.
"Ini berbahaya bagi pebalap karena saat menjelang garis finis, pebalap pasti memaksimalkan kecepatan sehingga tidak mungkin langsung membelok saat mencapai garis finis," ujarnya.
Baca juga: Pebalap Indonesia kuasai dua etape awal TdCC
Akibat perubahan garis finis itu, kata Ketua Pengda ISSI Sulteng tersebut, rute di Etape IV ini dialihkan yang sebelumnya dari Jl. Dewi Sartika Palu, membelok ke kiri ke arah Biromaru, kabupaten Sigi, dialihkan menjadi berbelok ke kanan melalui Jalan Kecamatan Dolo, menyebabkan lintasan bertambah sepanjang delapan kilometer.
Pertambahan panjang lintasan tersebut tidak memengaruhi jumlah titik sprint dan kom (king of mountain) yang ditetapkan sebelumnya, ujarnya.
Perubahan lain berdasarkan keputusan `technical delegate` TdCC 2018 adalah panjang lintasan `loop` di dalam Kota Palu ditambah menjadi 8,2 kilometer dari sebelumnya 6,6 kilometer karena banyaknya peserta lomba.
"Dengan jumlah peserta 26 klub yang terdiri atas 21 klub mancanegara dan lima klub dalam negeri, kami kawatirkan pebalap awal dan terakhir pada nomor `loop` ini bisa bertemu karena pendeknya rute yang dilalui," ujarnya.
Soal kondisi jalan yang akan dilalui, Hasan menilai cukup siap, kecuali ada delapan jembatan yang masih sedang dikerjakan dan beberapa di antaranya kemungkinan tidak selesai saat TdCC digelar 14-18 Oktober 2018.
"Sekalipun harus melalui jembatan darurat, kami telah meminta agar jalur alternatif itu bisa diaspal agar sesuai dengan standar keamanan lomba balap sepeda internasional," ujarnya.
Pekan depan, kata Hasan, pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IV Palu akan menggelar rapat khusus untuk membahas penyiapan jalan yang akan dilintasi rute TdCC.
TdCC 2018 TDCC ini akan menempuh rute dari Kota Luwuk, Ibu Kota Kabupaten Banggai sampai Kota Palu yang terbagi dalam lima etape yakni Etape I Luwuk-Ampana (133 km), Etape II Ampana-Poso (163,1 km), Etape III Tentena (Poso) - Parigi (204,5 km), Etape IV P arigi-Sigi (119,7 km) dan Etape V Watatu (Donggala) - Kota Palu (127,7 km).
Baca juga: TdCC 2018 siapkan hadiah Rp1,2 miliar
Baca juga: Sulteng gandeng Markplus promosikan TdCC

Pewarta: Adha Nadjemudin
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Sumber: Google News | Liputan 24 Ampana