Pemprov Dan Pemkot Harus Sinergi Tangani Elpiji Bersubsidi

Pemprov Dan Pemkot Harus Sinergi Tangani Elpiji Bersubsidi Pemprov Dan Pemkot Harus Sinergi Tangani Elpiji Bersubsidi ...

Pemprov Dan Pemkot Harus Sinergi Tangani Elpiji Bersubsidi

Pemprov Dan Pemkot Harus Sinergi Tangani Elpiji Bersubsidi

id elpiji

Arsip: Petugas melayani warga yang akan menukarkan dan mengisi gas elpiji 3 kilogram pada ajang pasar murah di Palu, (14/6). Meski permintaan selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri meningkat, pihak Pertamina memastikan jika persedian elpiji 3 kilogram di Kota Palu aman. (ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah)

Palu, (antaranews.com) - Pemerintah Provinsi dan Pemkot Palu harus sinergi menangani bersama masalah pendistribusian elpiji bersubsidi di daerah ini.
"Saya tegaskan tidak ada namanya kios jual elpiji sub sidi," kata Asisten II Sekda Provinsi Sulteng, Bunga Elin Somba di Palu, Rabu.
Ia mengatakan berdasarkan aturan, yang menjual elpji 3kg hanya pangkalan resmi.
Di luar dari pangkalan itu dilarang. Dan jika ada pengecer menjual elpiji subsidi, itu berarti ilegal sehingga harus ditindak tegas.
Karena itu, Elim mengatakan untuk menindak para pengecer (kios) yang menjual elpiji 3 kg, Pemprov Sulteng dan Pemkot Palu harus bersinergi.
Khusus bagi pangkalan nakal yang menjual elpiji 3 kg kepada pengecer jika ditemukan dicabut izinnya. Dan yang berhak menindak adalah Pertamina dan Hiswana Migas.
Sementara untuk pengecer yang menjual elpiji subsidi, tabungnya disita.
Asisten II Pemkot Palu, Imran menegaskan hingga kini sudah ada satu pangkalan yang ditindak tegas karena menjual elpiji 3 kg kepada pengecer.
Tetapi khusus pengecer/kios yang menjual elpiji tersebut hanya ditarik (sita) tabung elpiji. Dan sudah ada beberapa yang disita petugas.
Ia mengaku sedi kit mengalami kesulitan menertibkan kios/pengecer yang menjual elpiji subsidi karena sebelum petugas tiba, mereka sudah mengetahui dan menyembunyikanya.
Namun demikian, pengawasan terhadap penjualan elpiji subsidi di tingkat pangkalan maupun pengecer tetap dilakukan oleh semua pihak terkait, termasuk PT Pertamina, Hiswana Migas, Pemkot dan Pemprov Sulteng.
Pantauan Antara di kawasan Pasar Masomba Palu, banyak pedagang yang masih menjual elpiji subsudi dengan harga berkisar Rp25.000/tabung.
Sedangkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah terhadap elpiji 3kg sebesar Rp16.000/tabung. Selisih harga di kios dengan pangkalan cukup tinggi sehingga perlu ditertibkan. (skd)
Pewarta : Anas Masa
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2017Sumber: Antara Seputar Sulteng

COMMENTS

Tulis Artikel
Nama

Terkini,8,
ltr
item
Berita 24 Sulawesi Tengah: Pemprov Dan Pemkot Harus Sinergi Tangani Elpiji Bersubsidi
Pemprov Dan Pemkot Harus Sinergi Tangani Elpiji Bersubsidi
https://cimg.antaranews.com/cache/sulteng/730x487/2017/06/20170629Gas_Elpiji.jpg
Berita 24 Sulawesi Tengah
http://www.sulteng.berita24.com/2017/12/pemprov-dan-pemkot-harus-sinergi.html
http://www.sulteng.berita24.com/
http://www.sulteng.berita24.com/
http://www.sulteng.berita24.com/2017/12/pemprov-dan-pemkot-harus-sinergi.html
true
144253949634329606
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy