www.AlvinAdam.com


Berita 24 Sulawesi Tengah

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Mantan Sekkab Morowali Dieksekusi Kasus Korupsi

Posted by On 22.41

Mantan Sekkab Morowali Dieksekusi Kasus Korupsi

Mantan Sekkab Morowali Dieksekusi Kasus Korupsi

id kejaksaan

Ilusrasi (Foto Antara)

Palu, (antaranews.com) - Mantan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Morowali, Sulawesi Tengah, Syahrir Ishak, Senin, dieksekusi tim eksekutor Kejaksaan Negeri (Kejari) Poso, sebagai terpidana kasus korupsi penyertaan modal ke Perusahaan daerah (Perusda) Morowali.
Syahrir Ishak terjerat dalam kasus korupsi pengadaan satu unit kapal penumpang KM Bintang Morowali senilai Rp4 miliar.
Eksekusi itu, berdasarkan putusan kasasi Mahkamah Agung Nomor 684 K/Pid.Sus/2015, Syahril Ishak divonis empat tahun penja ra, membayar denda Rp200 juta, subsidair enam bulan kurungan.
Salah satu pertimbangan Mahkamah Agung, bahwa Syahrir tidak melakukan pengujian atas tagihan dan surat perintah pembayaran (SPP), yang diajukan bendahara pengeluaran, perihal biaya penyertaan modal ke Perusda Morowali.
Syahrir Ishak dieksekusi dan digiring ke rumah tahanan (Rutan) Klas II A Palu, usai menjalani sidang peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Pengadilan Negeri (PN).
"PK tidak menangguhkan atau menghentikan eksekusi. Karena dalam pengajuan PK harus dihadiri terpidana, makanya sekalian dieksekusi," kata eksekutor Kejari Poso Andi Suharto.
Sidang PK itu dipimpin ketua majelis hakim Agus Safuan Amijaya, didampingi Margono dan Felix Da Lopez sebagai hakim anggota serta dihadiri kedua belah pihak, masing-masing terpidana, Nasrun Djamaludin dan Syahrul sebagai penasehat hukumnya serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andi Suharto beserta rekannya.
JPU Andi Suha rto mengatakan, bila dokumen menjadi pengajuan PK terpidana tidak ada perubahan. Pihaknya telah mempersiapakan tangapan. Usai menyerahkan tanggapan dilanjut dengan pemeriksaan saksi.
Penasehat hukum terdakwa menghadirkan Albaqarah, anak dari terpidana, yang menemukan dokumen Surat Keputusan (SK), kemudian dijadikan bukti baru dalam pengajuan PK tersebut. (skd)
Pewarta : Fauzi
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2017Sumber: Antara Seputar Sulteng

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »