Danau Tambing Dinilai Cocok Jadi Pendidikan Konservasi

Danau Tambing Dinilai Cocok Jadi Pendidikan Konservasi Danau Tambing Dinilai Cocok Jadi Pendidikan Konservasi Pewa...

Danau Tambing Dinilai Cocok Jadi Pendidikan Konservasi

Danau Tambing Dinilai Cocok Jadi Pendidikan Konservasi

Pewarta : Oleh Anas Masa id tambing.danau, konservasi, tnll

Prof Dr. Ramadhani Pitopang,Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas MIPA Untad Palu. (Fptp Antara/Anas Masa


Palu, (antarasulteng.com)- Guru besar Fakultas MIPA Universitas Tadulako (Untad) Palu Prof Ramadhani Pitopang menilai Danau Tambing, yang merupakan destinasi wisata unggulan di kawasan Taman Nasional Lore Lindu cocok menjadi pusat pendidikan konservasi di Tanah Air.
"Danau Tambing bukan semata-mata kawasan obyek wisata menari k bagi para wisatawan, tetapi lebih dari itu sangatlah tepat jika ditetapkan sebagai pusat pendidikan konservasi," katanya kepada Antara di lokasi itu, Senin.
Ia mengatakan sebanyak 134 mahasiswa dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Tadulako Palu, selama beberapa hari melaksanakan praktik lapangan di Kawasan Taman Nasional Lore Lindu.
Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas MIPA Untad itu mengatakan mahasiswa dari jurusan Biologi melakukan praktik lapangan di kawasan hutang lindung Taman Nasional Lore Lindu (TNLL).
Ia mengatakan memilih TNLL sebagai tempat praktek lapangan para mahasiswa MIPA karena kawasan ini selain kawasan konservasi di Sulawesi, khususnya di Sulteng karena sudah sangat terkenal di seluruh dunia.
Menurut dia, kawasan ini selain kaya dengan keanekaragaman hayati flora dan fauna, masyarakat yang ada di sekitar kawasan Taman Nasional tersebut juga kaya akan kearifan lokal.
Di kawasan TNLL juga ada peninggala n sejarah yakni benda-benda bersejarah yang diukur oleh para ahli dari Jerman usianya ribuan tahun seperti patung megalit dan juga benda-benda purbakala di Dataran Besoa dan Bada yang banyak menarik para wisarawan mancanegara datang ke Provinsi Sulteng.
Di sekitar obyek wisata Danau Tambing, kata Prof Ramadhani sangat banyak terdapat tumbuh-tumbuhan endemik yang hanya hidup dan berkembang di kawasan ini.
Foto Anas Massa.
mahasiswa MIPA Untad Palu jurusam Biologi sedang menangkap serangga di lokasi obyek wisata Danau Tambing. (Foto Anas Masa)
"Tidak ada di daerah lainnya di Indonesia. Hanya ada di wilayah ini," kata dia.
Ia mengatakan banyak penemuan para ilmuan dalam Kurun lima tahun terakhir ini dan banyak pula yang belum didepkrisikan karena kurang orang yang melakukan penelitian di sekitar kawasan obyek wisata Danau Lindung.
Padahal, di kawasan ini masih banyak tumbuh-tumbuhan yang perlu diungkap atau diteliti dan diberi nama. Sebagai contoh kekayaan floranya itu, sesuai dengan hasil penelitiannya sendiri sebanyak 15 persen flora yang ada hanya ada di TNLL, terutama di sekitar obyek wisata Danau Tambing.
Karena itu, lokasi ini dipilihnya sebagai tempat pelaksanaan praktek lapangan para mahasiswa MIPA jurusan Biologi Untad Palu.
Selain melakukan penelitian berbagai jenis tumbuhan, juga serangga yang hidup dan berkembangbiak di hutan di sekitar Danau Tambing.
Sementara Kepala Balai Besar TNLL, Sudayatna menyambut positif kegiatan yang dilakukan para mahasiswa fakultas MIPA Untad jurusan Biologi di kawasan ini.
"Kami sangat mendukung dan berharap ke depan semakin banyak praktek lapangan di lakukan para mahasiswa di kawasan konservasi," kata dia.
Pihak Balai Besar TNLL, kata Sudayatna mendorong agar ke depan tidak hanya sebatas o byek wisata alam yang menjadi destinasi unggulan di provinsi ini, tetapi menjadi pusat pendidikan koservasi.
"Ini harapan kami ke depan dan niscaya bisa terwujud," kata dia.
Untuk mewujudkannya, pihak TNLL sekarang ini sedang membangun sebuah gedung dimana di dalamnya akan disediakan tempat pameran foto-foto berbagai keanekaragaman flora dan fauna dan benda-benda bersejarah yang ada di dalam maupun sekitar kawasan TNLL.
Juga akan disediakan ruangan khusus untuk tempat pemutaran film atau vidio tentang semua jenis flora dan fauna serta obyek-obyek wisata dan kebudayaan dan kesenian masing-masing komunitas masyarakat yang ada di dalam maupuns sekitar kawasan.
Gedungnya sudah selesai dibangun dan sekarang ini tinggal melengkapinya dengan berbagai peralatan yang dibutuhkan.
Luas areal TNLL sekarang ini sekitar 217.000 hektare. TNLL terbagi dalam dua wilayah yakni sebagian masuk pemerintahan Poso dan sebagian lagi Sigi Editor: Anas Masa
COPYRIGHT © ANTARA 2017Sumber: Antara Seputar Sulteng

COMMENTS

Tulis Artikel
Nama

Terkini,8,
ltr
item
Berita 24 Sulawesi Tengah: Danau Tambing Dinilai Cocok Jadi Pendidikan Konservasi
Danau Tambing Dinilai Cocok Jadi Pendidikan Konservasi
https://cimg.antaranews.com/cache/sulteng/730x487/2017/11/20171113prof-dr-ramdhani-Pitopang.jpg
Berita 24 Sulawesi Tengah
http://www.sulteng.berita24.com/2017/11/danau-tambing-dinilai-cocok-jadi.html
http://www.sulteng.berita24.com/
http://www.sulteng.berita24.com/
http://www.sulteng.berita24.com/2017/11/danau-tambing-dinilai-cocok-jadi.html
true
144253949634329606
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy